Breaking News

Tragedi di Balik Toko Bangunan Randupadangan, IR Laporkan Kematian Tunangannya ke Polisi


Gresik,– Suasana di sebuah toko bangunan di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mendadak menjadi perhatian polisi pada Sabtu (03/10/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terungkap setelah seorang perempuan berinisial IR (22) menghubungi layanan darurat kepolisian 110 sekitar pukul 08.30 WIB.

IR, warga Sememi Jaya, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, mengaku kepada polisi telah terlibat dalam kematian tunangannya, MFA (23). Setelah memberikan laporan, IR juga menyerahkan diri kepada petugas.

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman membenarkan bahwa laporan awal mengenai kejadian tersebut justru diterima polisi dari perempuan yang diduga terlibat dalam perkara itu.

"Menindaklanjuti kami melakukan pengecekan terkait lokasi penelepon dan benar terjadi, yang berlokasi di Desa Randupadangan perbatasan dengan Kecamatan Benowo, Surabaya," ujar Arif.

Polisi Datang Setelah Menerima Panggilan 110

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melacak lokasi penelepon. Petugas kemudian mendatangi sebuah Toko Bangunan Al Inayah 3 yang berada di pinggir jalan raya.

Lokasi toko tersebut berada di Desa Randupadangan dan berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Setelah memastikan adanya kejadian, petugas berkoordinasi dengan tim identifikasi dan Satreskrim untuk melakukan pemeriksaan serta penanganan tempat kejadian perkara (TKP).

MFA Ditemukan Meninggal di Kamar

Di dalam toko bangunan tersebut, polisi menemukan MFA dalam kondisi telah meninggal dunia di sebuah kamar.

Korban diketahui selama beberapa waktu terakhir menginap di kamar yang berada di dalam toko bangunan tersebut.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah luka yang diduga akibat senjata tajam. Luka tersebut antara lain berada di bagian leher, tangan kiri, dan punggung korban.

Kapolsek Menganti menyebut terdapat dua luka tusukan pada bagian leher korban.

"Untuk luka di bagian leher tusukan dua. Selain itu di tangan sebelah kiri ada juga luka bekas, di punggung juga ada," jelas Arif.

Perkara tersebut selanjutnya ditangani Satreskrim bersama tim identifikasi untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian, termasuk motif serta kronologi sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Sementara IR telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap keterangan yang diberikan serta mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian. 


Penulis Edwin
© Copyright 2022 - SIAPBORGOL.COM