JAKARTA – 25/9/2026 – Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia [PITI] Dr. Ipong Hembing Putra* menyampaikan pesan persaudaraan yang lugas, tajam, dan penuh makna tentang kerendahan hati.
Melalui pesan *SALAM PERSAUDARAAN*, Ketum PITI mengingatkan agar manusia tidak sombong ketika baru diberi sedikit kelebihan.
*Assalamualaikum Wr Wb*
*SALAM PERSAUDARAAN*
*“Gunung tidak pernah sibuk pamer ketinggian. Sawah tidak pernah koar-koar tentang kesuburannya. Hanya manusia yang baru naik sedikit, sudah merasa lebih tinggi dari semua orang dan ia lupa bahwa roda kehidupan selalu punya jalan untuk membawanya turun,”* tulis Dr. Ipong Hembing Putra.
*AJAKAN KEBAIKAN DARI KETUM PITI*
Pesan tersebut ditutup dengan harapan agar menjadi pengingat dan ajakan untuk kebaikan bersama.
*“SEMOGA BERMANFAAT. MENGAJAK UNTUK KEBAIKAN. Wassalam………”*
*Dr. Ipong Hembing Putra – KETUM PITI [Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia]*
Menurut Ketum PITI, filosofi gunung dan sawah adalah cerminan akhlak dalam Islam dan budaya Tionghoa yang sama-sama mengajarkan kerendahan hati, kerja dalam diam, dan memberi manfaat tanpa harus berisik.
Di tengah dinamika sosial dan politik saat ini, pesan tersebut dinilai relevan sebagai pengingat bagi semua pihak, baik pejabat, pengusaha, maupun masyarakat, untuk tetap membumi dan tidak mudah jumawa.
PITI sebagai wadah persaudaraan Islam dan Tionghoa terus menyuarakan pesan toleransi, persatuan, dan kerendahan hati untuk Indonesia yang lebih rukun.
Penulis Ketum
Social Header