Breaking News

Panen Perdana Sayuran di Lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik



Gresik, - Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik melaksanakan kegiatan panen perdana terhadap tanaman sayuran jenis pakcoy dan selada yang dibudidayakan di lahan kosong yang tersedia di lingkungan kantor. Kegiatan ini berlangsung setelah melalui masa pemeliharaan selama kurang lebih dua bulan sejak bibit ditanam.

 

Proses kegiatan dimulai sejak awal bulan April 2026, yang meliputi pengolahan lahan, pembuatan bedengan tanaman, penanaman bibit, hingga pemeliharaan rutin. Seluruh tahapan tersebut dilakukan secara bergotong royong oleh para staf dan pegawai yang bertugas di lingkungan kantor. Pemeliharaan yang dilakukan meliputi penyiraman secara teratur, pemupukan sesuai kebutuhan tanaman, serta pengawasan terhadap kondisi pertumbuhan agar terhindar dari gangguan hama dan penyakit.

 

Setelah melewati masa pertumbuhan yang cukup, tanaman pakcoy dan selada dinyatakan telah mencapai usia dan kondisi yang siap dipanen. Panen dilakukan secara bertahap untuk menjaga kesegaran sayuran yang dihasilkan.

 

Kegiatan budi daya tanaman ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) yang digagas dan dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Program tersebut ditetapkan dengan tujuan untuk mendorong pemanfaatan lahan yang tersedia secara optimal, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan, serta membangun budaya kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan di lingkungan satuan pendidikan dan instansi terkait.

 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penerapan langsung dari arah kebijakan yang telah ditetapkan. “Kami melaksanakan kegiatan ini untuk mendukung Program SIKAP yang menjadi salah satu program unggulan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Pemanfaatan lahan yang ada di lingkungan kantor diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi contoh bagi satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Gresik untuk turut melaksanakan hal serupa,” ujarnya.

 

Seluruh hasil panen yang diperoleh dari kegiatan ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan konsumsi internal keluarga besar pegawai dan staf di lingkungan kantor. Hasil panen tersebut tidak diperjualbelikan maupun dibagikan ke pihak luar.

 

Pihak pengelola juga menyatakan bahwa kegiatan budi daya tanaman ini akan dilanjutkan secara berkelanjutan. Setelah masa panen selesai, lahan akan segera diolah kembali untuk ditanami jenis sayuran lain secara bergantian guna menjaga keberlangsungan ketersediaan hasil panen untuk kebutuhan internal kantor. 


Penulis Suratno 

© Copyright 2022 - SIAPBORGOL.COM