Breaking News

LSM GMBI Distrik Sidoarjo Tegaskan Pancasila Sebagai Pilar Ketahanan Bangsa di Tengah Arus Transformasi Global dan Disrupsi Zaman


SIDOARJO, – Di tengah derasnya perubahan global yang ditandai oleh kemajuan teknologi digital, pergeseran sosial, serta meningkatnya kompleksitas tantangan kehidupan berbangsa, peringatan Hari Lahir Pancasila kembali menjadi momentum penting untuk memperkuat jati diri kebangsaan. Di Kabupaten Sidoarjo, LSM GMBI Distrik Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus menempatkan Pancasila sebagai jiwa bangsa sekaligus fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua LSM GMBI Distrik Sidoarjo, Parmuji, menyampaikan penegasan tersebut dalam rangkaian kegiatan pengibaran bendera Merah Putih yang dilaksanakan di Markas Komando (Mako) GMBI Distrik Sidoarjo, berlokasi di Dusun Babatan RT.13/RW.03 Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin (1/6/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat nasionalisme sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya dasar negara Republik Indonesia.

Dalam momentum peringatan tersebut, GMBI Sidoarjo menekankan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai dokumen konstitusional atau dasar negara yang bersifat formal, melainkan harus dihayati sebagai pedoman moral yang hidup dan membentuk perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Parmuji menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi kekuatan pemersatu bangsa sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, Pancasila tetap relevan sebagai arah kompas moral yang menuntun perjalanan bangsa Indonesia agar tidak kehilangan identitasnya.

“Indonesia harus tetap setia membela Pancasila sebagai jiwa bangsa dan perekat Nusantara. Nilai-nilainya bukan sekadar untuk diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegas Parmuji dalam kegiatan tersebut.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 juga dimaknai sebagai pengingat bahwa tantangan kebangsaan ke depan semakin kompleks dan menuntut kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat. Penguatan persatuan, solidaritas sosial, serta semangat gotong royong menjadi faktor penting agar bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai dinamika zaman.

Dalam suasana penuh semangat kebangsaan tersebut, GMBI Sidoarjo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan karakter kebangsaan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap sesama dipandang sebagai kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil, makmur, dan bermartabat.

Selain itu, kegiatan pengibaran bendera Merah Putih di Mako GMBI menjadi simbol nyata kecintaan terhadap tanah air sekaligus penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa semangat nasionalisme tetap tumbuh dan mengakar kuat di tengah masyarakat.

GMBI Sidoarjo juga menggaungkan filosofi perjuangan “sekali melangkah ke depan pantang untuk mundur” sebagai bentuk komitmen dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat secara konsisten. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi, terutama bagi generasi muda, dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan GMBI Distrik Sidoarjo tahun 2026 ini menjadi penegasan bahwa kekuatan utama bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan kesetiaan terhadap nilai-nilai Pancasila. Dari Sidoarjo, pesan itu kembali ditegaskan: Pancasila adalah pilar ketahanan bangsa, jiwa persatuan, dan fondasi abadi yang menjaga Indonesia tetap kuat, berdaulat, serta bermartabat di tengah perubahan zaman yang terus bergerak tanpa henti.


Penulis Dedi
© Copyright 2022 - SIAPBORGOL.COM