Breaking News

Polisi Turun ke Sekolah, Polsek Sragen Kota Gencarkan Edukasi Anti-Bullying dan Tertib Lalu Lintas Selamatkan Generasi Muda


SRAGEN, JATENG, — Upaya membentengi generasi muda dari ancaman kenakalan remaja terus digencarkan jajaran kepolisian. Polsek Sragen Kota turun langsung ke lingkungan pendidikan dengan menggelar sosialisasi anti-bullying dan tertib berlalu lintas di SMA Muhammadiyah 1 Sragen, Rabu (22/4/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas sekolah setempat itu diikuti oleh para guru dan ratusan siswa dengan penuh antusias.

Sosialisasi dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Sragen Kota, Aiptu Elisius Marleon, didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Tri Agus.

Dalam penyampaiannya, Aiptu Marleon menekankan bahwa bullying bukan sekadar kenakalan biasa, melainkan perilaku serius yang dapat berdampak panjang terhadap kondisi mental dan emosional korban.

Ia bahkan menyinggung kasus perkelahian pelajar yang dipicu perundungan sebagai peringatan nyata bagi para siswa.

“Bullying bisa berawal dari hal kecil, tetapi dampaknya bisa sangat besar. Ini harus kita cegah bersama, baik di lingkungan sekolah maupun di luar,” tegasnya di hadapan peserta.

Selain isu perundungan, kepolisian juga menyoroti pentingnya kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.

Para siswa diingatkan untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor tanpa SIM, selalu menggunakan helm standar, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan diri dan orang lain.

Kapolsek Sragen Kota, AKP Ari Pupujiantoro, melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menekan angka kenakalan remaja sekaligus meningkatkan disiplin generasi muda.

“Edukasi sejak dini menjadi kunci. Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa keselamatan, kedisiplinan, dan saling menghormati adalah fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat keamanan sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan pelajar.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mencegah bullying dan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Diharapkan, melalui sosialisasi ini, para siswa tidak hanya memahami bahaya bullying dan pentingnya tertib berlalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan dan agen perubahan positif di lingkungan masing-masing. (Khnza Haryati) 

Sumber : Kapolsek Sragen Kota AKP Ari Pupujiantoro, SH., MM.

© Copyright 2022 - SIAPBORGOL.COM