SIDOARJO, – Calon mahasiswa unggul Brian Syahru Ramadan dari matras karate dan peluit wasit menuju impian menjadi profesional olahraga di Unesa.
Brian syahru Ramadan kerap dipanggil Brian, lahir di Sidoarjo 5 Oktober 2007 sekolah di SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo, kelas/jurusan Xll-B1/IPS. Impian target di perguruan tinggi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) target jurusan fakultas ilmu keolahragaan dan kesehatan (FIKK) prodi keolahragaan jalur masuk UTBK-SNBT.
Brian Syahru Ramadan adalah anak pertama dari dua bersaudara yang tumbuh dalam keluarga sederhana namun penuh pekerja keras, ayahnya mengabdi sebagai penjaga sekolah di SDN urang agung, sedangkan ibunya bekerja keras sebagai buruh pabrik harian lepas.
Dari latar belakang keluarga yang sederhana ini menjadi fondasi kuat bagi karakter Brian syahru Ramadan yang tangguh, disiplin, dan memiliki semangat juang tinggi untuk mengangkat derajat keluarga melalui pendidikan dan prestasi di bidang olahraga.
Rekam jejak luar biasa di dunia olahraga Brian Syahru Ramadan bukan sekadar siswa biasa dia adalah seorang penggiat olahraga sejati dengan diversifikasi bakat yang mengagumkan. Wasit bola voli berlisensi (muda dan berbakat).
Di usianya yang masih sangat muda, Brian Syahru Ramadan telah menunjukkan kematangan dan pemahaman mendalam tentang regulasi olahraga. Ia resmi tercatat sebagai wasit bola voli lisensi daerah (D). Menariknya, pelatihan lisensi ini ia ikuti justru di kampus impiannya, Unesa pada tanggal 11-13 Desember 2025. Pengalaman ini semakin menebalkan tekadnya untuk menjadi bagian dari keluarga besar FIKK Unesa, mantan Atlet voli dan musisi. Sebelum fokus di dunia perwasitan dan karate, Brian Syahru Ramadan mengawali perjalanan olahraganya sebagai atlet voli selain bakat fisik ia juga memiliki sisi artistik dengan hobi bermain alat musik menunjukkan keseimbangan antara otak kanan dan kiri.
Karateka berprestasi hingga tingkat provinsi, puncak prestasi atletik Brian Syahru Ramadan saat ini adalah di cabang olahraga karate ia bergabung dengan Club karate TKC di bawah naungan INKANAS, di bawah bimbingan pelatih bertangan dingin Senpai Teguh Imandoko (Dan V), yang juga merupakan juri nasional, Brian Syahru Ramadhan bertransformasi menjadi karateka tangguh berkat kedisiplinan dan teknik yang diajarkan sampai teguh Bryan seringkali menaiki podium juara ia mengoleksi banyak sertifikat, penghargaan dari berbagai perlombaan mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat provinsi, harapan dan masa depan kini fokus utama Bryan Syahru Ramadan adalah menaklukkan tantangan UTBK-SNBT. dengan kombinasi latar belakang akademis IPS, kedisiplinan sebagai atlet karate berprestasi dan berpengalaman praktis sebagai wasit berlisensi yang didapat di Unesa.
Brian Syahru Ramadan memiliki profil yang sangat kuat dan relevan untuk meraih sukses di fakultas ilmu keolahragaan dan kesehatan (FIKK) Unesa, ia berharap penuh dedikasi dan kerja kerasnya selama ini dapat membuahkan hasil dengan diterima di jurusan keolahragaan Unesa demi mengejar cita-citanya menjadi profesional di bidang olahraga yang membanggakan keluarga dan bangsa.harapannya.
penulis ; sugeng


Social Header