Jombang,- Berdasarkan informasi terbaru per Februari 2026, Polisi Militer TNI (Puspom TNI) telah memulai rangkaian operasi penegakan disiplin menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi utama yang digelar adalah Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026.
Operasi ini merupakan Sinergitas Denpom V/2-5 Jombang dengan melibatkan Propam Polres Jombang, serta Satpol PP dan Dishub Jombang, Selasa (24/2/2026).
Polisi Militer memperketat patroli di tempat-tempat hiburan malam dan area yang berpotensi menjadi tempat penyakit masyarakat (Pekat) selama Ramadan.
Patroli gabungan bersama Polri dan satuan wilayah ini untuk tetap menjaga ketertiban, mencegah tawuran, dan gangguan Kamtibmas lainnya. Operasi ini berfokus pada penindakan penyakit masyarakat (premanisme, peredaran miras, geng motor) yang dilakukan secara humanis, namun tetap tegas bersama Instansi jajaran, tutur, Serma Luki Yulianto.
Kegiatan ini melaksanakan instruksi pimpinan yang dilakukan secara serentak se-Jawa Timur guna memastikan keamanan masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. Pemeriksaan Operasi ini dilakukan secara terencana di sejumlah tempat umum dan titik-titik strategis.
“Kegiatan pada malam hari ini merupakan agenda rutin Polisi Militer dalam rangka penegakan disiplin dan ketertiban,” ujar Dansubdenpom V/2-5 Jombang,Lettu Cpm Ferdy H.M, S.Sos.
Operasi ini bertujuan memastikan personel TNI mematuhi hukum, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat wilayah Jombang kondusif, aman dan tenteram Khususnya dalam menjalankan ibadah puasa 2026.
Penulis Redaksi





Social Header